Sabtu, 17 September 2016

Boyong 18 Pemain ke Bali, Persib Diharap Bisa Bangkit

Persib Bandung memberangkatkan 18 pemain menuju Bali untuk menghadapi laga melawan Bali United, Minggu (18/9) di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016. Skuat Maung Bandung sudah memberangkatkan rombongan melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jumat (16/9) siang.
Pelatih Persib Jajang Nurjaman menargetkan timnya mampu bangkit pasca kekalahan atas Sriwijaya FC sebelumnya. Sasaran tiga poin di I Wayan Dipta dijadikan momentum kembali bangkit untuk bermain lebih baik dari sebelumnya.
“Lawan Bali adalah pertandingan away kedua dan kita berharap lebih baik. Kita punya target meraih tiga poin maksimal, dan kemudian kita boyong 18 pemain tidak seperti biasa 20,” papar Jajang saat diwawancarai wartawan seblum pemberangkatan.
Kini tim kebanggaan Bobotoh itu dipastikan tanpa diperkuat pilar inti yang biasa mewarnai starting eleven. Serginho van Dijk, Vladimir Vujovic serta Tantan tak ikut dalam 18 rombongan dengan alasan yang berbeda.
“Kita tanpa Sergio yang akumulasi (kartu kuning), Vlado (Vladimir Vujuvic) lagi mendapat musibah, kemudian Tantan yang sakit (demam berdarah) dirawat,” kabar Janur sapaan akrab Jajang.
Ini 18 pemain yang diboyong ke Bali :
1. I Made Wirawan
2. M. Ridwan
3. Diogo Alexandre Ferreira
4. Rudolof Yanto Basna
5. M. Agung Pribadi
6. Dias Angga
7. Tony Sucipto
8. Jajang Sukmara
9. Hariono
10. Kim Jeffrey Kurniawan
11. Taufiq
12. Robertino Pugliara
13. Marcos Flores
14. David Laly
15. Atep
16. Zulham Zamrun
17. Samsul Arif
18. Yandi Sofyan
/SIMAMAUNG.COM
sumber  http://simamaung.com/boyong-18-pemain-ke-bali-persib-diharap-bisa-bangkit/

Diogo Diragukan, Flores Oke Jalani Debut Lawan Bali United

Walau ikut diboyong ke Pulau Bali, nyatanya Diogo Alexandre Ferreira sedang tidak dalam kondisi prima. Pelatih Persib Jajang Nurjaman belum memastikan Diogo akan kembali turun dalam laga melawan Bali United, Minggu (18/9) malam di I Wayan Dipta, Gianyar Bali, dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.
Diketahui bahwa Diogo mengalami cedera ringan–nyeri di kaki bagian kanan. Rasa nyeri itu didapat saat tim beruji coba 120 menit di Lapangan Progresif, Rabu (14/9) lalu. Meski demikian Jajang akan memantau perkembangan ia di sisa satu hari jelang pertandingan ini.
Jika membaik pemain berpaspor Australia itu akan berduet di center back bersama Rudolof Yanto Basna. Duet kedua pemain itu menjadi andalan Janur-sapaan akrab Jajang-menyusul Vladimir Vujovic harus pulang ke Serbia.
“Kita akan coba Diogo berduet bersama Basna kalaupun Diogonya itu sehat, karena sampai saat ini dia ada masalah di kakinya, belum pasti 100 persen bisa turun,” ungkap Janur, pada Jumat (16/9).
Sementara itu, pemain asing anyar lain Marcos Flores dipastikan bakal memulai debut melawan Bali United nanti. Janur menggaransi mencoba Flores bermain sejak menit pertama laga pekan ke-20 TSC A 2016.
“Pemain terbaru Marcos Flores, siap dimainkan dan sudah legal, sudah didaftarkan sah jadi pemain Persib. Saya berani menurunkan Marcos, saya pastikan walau mungkin tidak 90 menit akan dimainkan, mulai jadi starter,” bebernya.
/SIMAMAUNG.COM
sumber  http://simamaung.com/diogo-diragukan-flores-oke-jalani-debut-lawan-bali-united/

Janur Akui Lini Belakang Persib Sedang Keropos

Sudah kebobolan 19 gol selama 18 pertandingan di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 menjadi sorotan lini belakang Persib bermasalah. Tercatat Maung Bandung tiga kali mengalami kalah memalukan dengan skor telak selama keikutsertaannya di turnamen garapan PT. Gelora Trisula Semesta (PT GTS).
Pertama kali saat mereka kalah 4-1 atas Bhayangkara Surabaya United (BSU) sekaligus mengundurkan pelatih mereka saat itu Dejan Antonic. Kekalahan besar kedua saat kursi pelatih berpindah ke tangan Jajang Nurjaman. Mereka menelan kekalahan telak di Pulau Sumatera, masing-masing oleh Semen Padang (4-0) dan Sriwijaya FC (3-0).
Janur sapaan akrab Jajang mengakui jika lini pertahanan timnya memang sedang mengalami permasalahan yang kompleks. Mulai dari cederanya Purwoko Yudhi, inkonsiten pemain muda Rudolof Yanto Basna, dan terakhir Vladimir Vujocic yang izin sementara waktu karena mendapat musibah.
“Ya saya akui, Purwaka, Vladimir sekarang sedang bermasalah, Basna juga sebagai pemain muda masih labil fluktuatif,” ungkap Janur saat ditemui wartawan di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Bandung, Jumat (16/9).
Kendati begitu, pelatih 58 tahun itu masih percaya akan kemampuan pemain-pemain yang tersisa. Sosok seorang Basna masih bisa menjadi tumpuan di lini pertahanan. Pemain andalan skuat Timnas Indonesia itu hanya perlu mendapat penanganan khusus soal mental.
“Butuh penanganan khusus, artinya secara mental karena secara teknis dia punya, jadi kita tinggal push dia soal mental,” tutur Janur.
Baginya harus ada treatment khusus mengembangkan pemain muda asal Papua. Hingga kini ia sedang berusaha memberi treatment terbaik untuk perkembangan seorang Basna.
“Seminggu ini harus ada (treatment tambahan) dan sudah saya lakukan sebelumnya secara personal, sebelum pertandingan kemarin juga. Cuman kita harus ada treatmen seperti apa yang masuk buat dia karena orang Papua rada beda,” bebernya.
/SIMAMAUNG.COM
sumber  http://simamaung.com/janur-akui-lini-belakang-persib-sedang-keropos/

Diogo Minta Persib Tampil Penuh Motivasi

Duel dua tim terluka akan mewarnai laga Persib Bandung menghadapi Bali United akhir pekan ini. Persib pekan lalu tumbang 3-0 oleh Sriwijaya FC, sedangkan Serdadu Tridatu dilumat PBFC dengan skor lebih telak, 4-0. Stoper Persib, Diogo Ferreira menilai timnya harus bisa lebih cepat untuk bangkit dari keterpurukan. Motivasi berlipat pun mesti diusung jika ingin mencuri poin penuh dari tim asuhan Indra Sjafry tersebut.
“Saya tahu mereka juga kalah besar pekan kemarin, tapi kita juga begitu, jadi kita perlu motivasi yang lebih besar,” jelas pemain berusia 26 tahun itu di Mes Persib, Jumat (16/9).
Namun mantan pemain Melbourne Victory tersebut juga memprediksi tuan rumah sudah dalam kondisi siap tempur ketika menjamu Persib. Karena dukungan suporter tuan rumah pasti akan memenuhi tribun Stadion Kapten I Wayan Dipta guna memompa semangat Fadil Sausu dan kolega. Bali United juga tentu ingin membenahi posisi mereka di papan klasemen yang masih tertahan di posisi 12.
“Tapi pertandingan tidak akan mudah karena mereka akan penuh motivasi bermain di kandangnya sendiri,” ujar Diogo.
Mengenai permainan tuan rumah, Diogo meminta rekan-rekannya untuk tidak terbawa dengan cara main Bali United. Persib harus tetap mengikuti instruksi dari pelatih untuk memainkan skema yang sudah dirancang sejak awal. Jika semua berjalan lancar, eks anggota Pra Olimpiade Australia itu yakin Maung Bandung bisa mengaum di Pulau Dewata.
“Kuncinya adalah kita harus fokus kembali kepada permainan mendasar yang telah kita buat. Dan membuat lebih banyak peluang menciptakan gol dari yang dibuat Bali,” tandasnya.
sumber  http://simamaung.com/diogo-minta-persib-tampil-penuh-motivasi/

Sergio Absen, Persib Siapkan Winger Jadi Target Man

Persib Bandung akan kehilangan striker mereka, Serginho ‘Sergio’ van Dijk saat melawat ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar untuk menghadapi Bali United, Minggu (18/9) mendatang. Sergio mengalami hukuman akumulasi pasca menerima tiga kali pertama kartu kuning di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.
Pemain naturalisasi asal Belanda itu, mendapat kartu kuning pertama di pertandingan melawan Perseru Serui (6/8), PS TNI (21/9) serta Sriwijaya FC (10/9) kemarin. Absennya ia lantas Persib akan kehilangan bomber murni di lini depan. Pemain sayap pun disiapkan Jajang Nurjaman untuk digeser ke post ujung tombak.
“Ia sudah kita antisipasi, kita sudah siapkan pemain lain untuk menggantikan peran ia (Sergio) di depan. Opsinya ya bisa Tantan, Samsul (Arif),” ungkap Jajang pada Selasa (13/9) di Lapangan Progresif usai memimpin latihan.
Pelatih 68 tahun itu memang sering menggeser pemain sayap ke posisi target man. Kondisi tersebut terlihat saat Jajang menukangi Persib dalam ajang AFC Cup 2015. Saat itu Maung Bandung belum memiliki striker murni yang didaftarkan kedalam ajang kompetisi tertinggi kedua di Asia.
Ditanyai soal kesempatan Yandi Sofyan, Janur, sapaan akrabnya, mengatakan tak mau berspekulasi usai mendapat hasil minor di Palembang. Kekalahan 3-0 atas Sriwijaya tentu ingin ditebusnya saat menghadapi Bali United.
“Belum (berpikir) ya kepada Yandi (Sofyan) karena selama ini ia juga belum mendapat kesempatan diturunkan. Karena saya tidak mau berspekulasi. Butuh kepercayaan diri, butuh confident, apalagi ini pertandingan tandang,” tambah Janur.
/SIMAMAUNG.COM
sumber  http://simamaung.com/sergio-absen-persib-siapkan-winger-jadi-target-man/

Flores Antusias Jalani Latihan Perdana

Pemain anyar Persib, Marcos Flores menjalani latihan bersama tim perdana pada Selasa (13/9) di Lapangan Progresif Bandung. Hari pertamanya berlatih bersama rekan-rekan barunya dirasakan begitu sangat menyenangkan. Ia melahap semua menu latihan termasuk game internal.
Menurut Flores teman-teman barunya di tim sangatlah baik dan terbuka. Ia bahkan sudah terlihat saling bercanda dengan Dias Angga dimana ia pemain yang menemani Flores latihan di Lapangan futsal YPKP, Senin (12/9) kemarin. Belum lagi mengenalnya ia dengan Serginho van Dijk dan Diogo Alexandre Ferreira serta teman senegaranya Robertino Pugliara.
“Ya, ini perasaan yang hebat untuk mengikuti latihan pertama saya, saya sangat bersyukur dan diberkati karena punya teman satu tim yang baik dan terbuka,” kesan Flores ditanyai kru wartawan usai berlatih.
Dirinya bertekad ingin cepat beradaptasi dengan klub barunya dan memulai debut di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 dalam waktu dekat. Pelatih Jajang Nurjaman pun memintanya untuk mengeluarkan segenap kemampuan yang dimiliki demi membantu klub memperbaiki posisi di tabel klasemen.
“Saya akan berusaha untuk menjalin koneksi dengan mereka. Pelatih juga meminta saya untuk bekerja keras, untuk merepresentasikan semangat klub ini,” tuturnya.
Marcos Flores didatangkan manajemen Persib pada pekan lalu tepatnya Jumat (9/9) di Grha Persib, Jalan Sulanjana Bandung. Ia merupakan rekan senegara Robertino Pugliara berpaspor Argentina berposisi play maker. Flores merupakan incaran lama pelatih Jajang Nurjaman, namun baru bisa terealisasi musim ini.
/SIMAMAUNG.COM

Jumat, 09 September 2016

Janur Siaga Penuh Hadapi Cairnya Lini Depan SFC

Ketajaman lini depan Sriwijaya FC menjadi fokus perhatian pelatih Persib, Jajang Nurjaman jelang bentrokan di Stadion Gelora Jabaring, Palembang. Dikatakan oleh Janur, cairnya barisan tombak Laskar Wong Kito harus bisa diredam oleh Vladimir Vujovic dan kawan-kawan. Terlebih gaya main Alberto ‘Beto’ Goncalves dan winger yang mengapitnya cukup padu karena mereka bisa saling berganti posisi dan semuanya mempunyai kecepatan.
Pemain dari lini kedua Sriwijaya pun cukup sigap memberi dukungan dan menyusup masuk ke kotak penalti. Produktifitas barisan tengah Firman Utina dan kawan-kawan pun sudah teruji karena mereka mampu memberi kejutan melalui sepakan jarak jauh Ichsan Kurniawan atau Yuu Hyun Koo. Meski Hilton Moreira yang merupakan top skorer kedua tim harus absen akibat akumulasi kartu kuning.
“Saya pikir pemain depannya ya, mereka produktif mereka pelari semua. Ada Beto walaupun sudah berumur tapi cukup cepat kemudian ada Anis Nabar juga. Dari tengah ada Ichsan (Kurniawan), saya kira perlu diantisipasi,” terang Janur ketika ditemui di Lapangan Progresif, Kamis (8/9).
Keunggulan lain dari Sriwijaya adalah banyaknya mantan pemain Persib yang pernah menjadi andalan Janur. Meski begitu untuk kasus ini, pelatih 58 tahun itu tidak merasa khawatir. Baginya merupakan hal yang normal saat peta kekuatan sebuah tim sudah dipahami oleh tim lawan. Karena Janur juga mengaku dia sudah paham cara main kesebelasan asuhan Widodo Cahyono Putro tersebut. Tinggal bagaimana para pemain bisa menerjemahkan keinginan pelatih.
“Sebetulnya kalau soal baca membaca calon lawan itu semua setiap pelatih pasti sudah mempelajarinya. Terlepas dari disana ada bekas pemain kita atau tidak, saya sudah tahu cara bermain mereka. Mereka juga mungkin tahu cara kita bermain,” tuturnya.
Dikatakan oleh Janur, dirinya sudah memberikan pemahaman kepada Hariono dan kolega soal taktik. Sejak sepekan lalu Persib memang digeber untuk berlatih dengan intensitas yang tinggi. Sisa waktu yang ada pun akan lebih dimaksimalkan untuk memberi waktu anak asuhnya mengisi tenaga supaya bugar ketika merumput di stadion penuh sejarah tersebut.
“Dalam tiga hari terakhir saya sudah menggarap taktik ya untuk persiapan kesana ya dan lebih spesifik lagi pada apa yang saya akan peragakan disana. Jadi disana saya tidak terlalu banyak mengupas masalah taktik lagi dan pemain harus sudah paham disini,” terangnya.
sumber http://simamaung.com/janur-siaga-penuh-hadapi-cairnya-lini-depan-sfc/ 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review