Tampilkan postingan dengan label diogo ferreira. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diogo ferreira. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 September 2016

Diogo Diragukan, Flores Oke Jalani Debut Lawan Bali United

Walau ikut diboyong ke Pulau Bali, nyatanya Diogo Alexandre Ferreira sedang tidak dalam kondisi prima. Pelatih Persib Jajang Nurjaman belum memastikan Diogo akan kembali turun dalam laga melawan Bali United, Minggu (18/9) malam di I Wayan Dipta, Gianyar Bali, dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.
Diketahui bahwa Diogo mengalami cedera ringan–nyeri di kaki bagian kanan. Rasa nyeri itu didapat saat tim beruji coba 120 menit di Lapangan Progresif, Rabu (14/9) lalu. Meski demikian Jajang akan memantau perkembangan ia di sisa satu hari jelang pertandingan ini.
Jika membaik pemain berpaspor Australia itu akan berduet di center back bersama Rudolof Yanto Basna. Duet kedua pemain itu menjadi andalan Janur-sapaan akrab Jajang-menyusul Vladimir Vujovic harus pulang ke Serbia.
“Kita akan coba Diogo berduet bersama Basna kalaupun Diogonya itu sehat, karena sampai saat ini dia ada masalah di kakinya, belum pasti 100 persen bisa turun,” ungkap Janur, pada Jumat (16/9).
Sementara itu, pemain asing anyar lain Marcos Flores dipastikan bakal memulai debut melawan Bali United nanti. Janur menggaransi mencoba Flores bermain sejak menit pertama laga pekan ke-20 TSC A 2016.
“Pemain terbaru Marcos Flores, siap dimainkan dan sudah legal, sudah didaftarkan sah jadi pemain Persib. Saya berani menurunkan Marcos, saya pastikan walau mungkin tidak 90 menit akan dimainkan, mulai jadi starter,” bebernya.
/SIMAMAUNG.COM
sumber  http://simamaung.com/diogo-diragukan-flores-oke-jalani-debut-lawan-bali-united/

Diogo Minta Persib Tampil Penuh Motivasi

Duel dua tim terluka akan mewarnai laga Persib Bandung menghadapi Bali United akhir pekan ini. Persib pekan lalu tumbang 3-0 oleh Sriwijaya FC, sedangkan Serdadu Tridatu dilumat PBFC dengan skor lebih telak, 4-0. Stoper Persib, Diogo Ferreira menilai timnya harus bisa lebih cepat untuk bangkit dari keterpurukan. Motivasi berlipat pun mesti diusung jika ingin mencuri poin penuh dari tim asuhan Indra Sjafry tersebut.
“Saya tahu mereka juga kalah besar pekan kemarin, tapi kita juga begitu, jadi kita perlu motivasi yang lebih besar,” jelas pemain berusia 26 tahun itu di Mes Persib, Jumat (16/9).
Namun mantan pemain Melbourne Victory tersebut juga memprediksi tuan rumah sudah dalam kondisi siap tempur ketika menjamu Persib. Karena dukungan suporter tuan rumah pasti akan memenuhi tribun Stadion Kapten I Wayan Dipta guna memompa semangat Fadil Sausu dan kolega. Bali United juga tentu ingin membenahi posisi mereka di papan klasemen yang masih tertahan di posisi 12.
“Tapi pertandingan tidak akan mudah karena mereka akan penuh motivasi bermain di kandangnya sendiri,” ujar Diogo.
Mengenai permainan tuan rumah, Diogo meminta rekan-rekannya untuk tidak terbawa dengan cara main Bali United. Persib harus tetap mengikuti instruksi dari pelatih untuk memainkan skema yang sudah dirancang sejak awal. Jika semua berjalan lancar, eks anggota Pra Olimpiade Australia itu yakin Maung Bandung bisa mengaum di Pulau Dewata.
“Kuncinya adalah kita harus fokus kembali kepada permainan mendasar yang telah kita buat. Dan membuat lebih banyak peluang menciptakan gol dari yang dibuat Bali,” tandasnya.
sumber  http://simamaung.com/diogo-minta-persib-tampil-penuh-motivasi/

Jumat, 09 September 2016

Diogo Tatap Debut Sambil Membangun Kekompakan


Kans untuk melakukan debut bersama Persib dimiliki Diego Ferreira ketika bertamu ke Jakabaring, Sabtu (10/9) mendatang. Penampilan apiknya di laga uji coba yang membuat Jajang Nurjaman memberi kalimat pujian pun bisa menjadi acuan pria Australia ini segera mendapat menit bermain. Sang pemain pun tidak sabar untuk segera mencicipi atmosfer kompetisi sambil berusaha membangun kekompakan dengan rekan-rekan setimnya.
“Pertandingan pertama saya tidak hanya menunjukan apa yang saya dapatkan saat latihan, tapi juga untuk mengenal tim. Kita akan lebih dekat dan adaptasi. Ini akan berlangsung lebih baik bagi saya hari demi hari,” ujar Diogo ketika diwawancara di Lapangan Progresif, Kamis (8/9).
Untuk mendapat menit bermain, Diogo pun siap mengikuti keinginan pelatih soal peran dia di lapangan. Karena sang pemain fasih bermain sebagai stoper maupun gelandang jangkar. Mantan pemain Melbourne Victory itu berhasrat memberikan kontribusi yang maksimal untuk membawa Persib menang. Karena saat ini posisi Maung Bandung masih tertahan di peringkat 7 klasemen sementara TSC 2016.
“Ini bukan laga uji coba, pertandingan yang menentukan. Kami sekarang harus merangkak di klasemen, kami sedang berada di posisi yang kurang menguntungkan dan itu tidak kami inginkan,” tegasnya.
Kontribusi paling nyata dari seorang pemain untuk tim memang ketika sukses menciptakan gol. Namun bagi Diogo, dia tidak memasang target masuk scoresheet sebagai buruan utama. Baginya yang terpenting cara bermain Persib bisa sesuai dengan keinginan pelatih dan jika terlaksana, hasil positif pun bisa diraih.
“Kalau saya pribadi bisa mencetak gol, tapi saya bermain untuk tim ini dan yang paling penting tim bisa meraih poin penuh di putaran kedua ini,” tuntasnya.
/SIMAMAUNG.COM

Jumat, 02 September 2016

Janur Siapkan Diogo Hadapi Sriwijaya FC

Zulham Zamrun dan Rudolof Yanto Basna resmi dipanggil Tim Nasional Indonesia menghadapi laga uji coba melawan Malaysia Selasa (6/9) mendatang. Artinya Persib akan melepas kedua pemain itu mulai Minggu (4/9) dalam persiapan mereka menghadapi laga tandang melawan Sriwijaya FC (SFC), Sabtu (10/9) di pekan 19 Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.
Pelatih Persib Jajang Nurjaman pun menyiapkan pemain anyar mereka Diogo Alexandre Ferreira untuk debut menghadapi SFC. Rencana pun diperkirakan pemain berpaspor Australia itu akan duet perdana dengan Vladimir Vujovic.
“Betul seperti itu (saat Basna dipanggil Timnas, Diogo disiapkan) Itu akan menjadi pertimbangan saya, untuk menghadapi pertandingan nanti sudah disiapkan sejak dini,” papar Jajang saat diwawancarai wartawan di Grha Persib, Rabu (31/8).
Meski demikian, Janur sapaan akrab Jajang akan melihat kembali perkembangan kedua pemain untuk diturunkan di jelang-jelang waktu pertandingan. Siapa yang lebih siap, maka akan diturunkan oleh pelatih 58 tahun itu.
“Apakah akan memakai Basna yang di Timnas atau memakai jasa Diogo. Semua juga saya akan dipikirkan mana yang terbaik dan yang paling siap,” ujarnya.
 /SIMAMAUNG.COM

Kamis, 01 September 2016

Diogo Tak Sabar Cicipi Atmosfer Bobotoh di SJH

Laga Persib Bandung kontra Arema Cronus akan menjadi momen pertama kali pemain anyar Diogo Alexandre Ferreira melihat langsung fanatisme bobotoh. Faktor suporter memang menjadi salah satu alasan pemain asal Australia tersebut mau bergabung dengan skuat Maung Bandung. Sebelum Diogo menerima pinangan Persib, dia mencari tahu informasi tentang klub yang akan dia tuju. Ternyata daya tarik dari Persib adalah animo bobotoh yang luar biasa dan menurutnya setara dengan klub Eropa.
“Sangat bagus, saya sudah dengar mereka beberapa tahun berakhir. Saya lihat video di internet, saya lihat parade kemenangan, bagi saya ini yang terbaik di Asia sejauh ini, sama halnya seperti klub besar di Eropa. Merasakan hal seperti itu adalah fantastis jika kamu seorang pemain muda. Itu satu-satunya yang kamu inginkan, tampil di depan begitu banyak suporter,” beber Diogo dalam wawancara, Sabtu (27/8).
Bukan hanya lewat dunia maya, pria berusia 26 tahun itu mencari kabar tentang Persib dari Robbie Gaspar. Robbie memang pernah menjadi bagian dari skuat Maung Bandung di musim 2012 di bawah asuhan Drago Mamic. Mereka yang sama-sama berkebangsaan Australia pun sempat bertemu di Perth untuk berbincang. Diogo memang terakhir bermain untuk Perth Glory sebelum akhirnya hijrah ke Bandung.
“Ya saya tahu dia, dia dari Perth dan bicara tentang begitu besar klub dan liga di sini. Ya saya pernah ketemu sebelumnya, dan bicara ini klub ini terbesar di Indonesia,” ujarnya.
Mencari informasi Persib dari internet dan Robbie Gaspar, Diogo sudah gatal ingin segera mencicipi atmosfer Jalak Harupat secara langsung. Dia ingin merasakan gemuruh stadion saat tim kebanggaannya mentas, terlebih lawan yang dihadapi adalah rival dalam perebutan tahta juara. Diogo memang kerap tampil di depan puluhan ribu penonton di Australia, namun animo bobotoh yang militan dengan nyanyian dan koreo mereka tetap membuat sang pemain penasaran.
“Saya belum yakin, itulah kenapa saya tak sabar menonton secara langsung pertandingan Sabtu ini. Tapi apa yang saya lihat (video), atmosfirnya luar biasa dan gila, saya juga pernah main untuk tim besar di Australia. Ketika main di depan 40 ribu penonton, saya ingin merasakan perbedaannya, merasakan langsung atmosfirnya di stadion,” ungkapnya.

Rabu, 31 Agustus 2016

Diogo Resmi Berkostum Persib

Rekrutan anyar Maung Bandung, Diogo Alexandre Alves Ferreira sudah resmi merapat setelah mendatangani ikatan kerjasama. Bersama sang agen, Gabriel Budi, pemain bertahan asal Australia tersebut telah diperkenalkan kepada media. Mantan pemain Porto U-19 itu baru akan mulai membela panji Persib di putaran kedua TSC 2016 menghadapi Pusamania Borneo FC. Negosiasi sang pemain dengan pihak manajemen pun berjalan dengan mulus.
Disampaikan oleh manajer Persib, Umuh Muchtar bahwa tidak perlu waktu lama untuk memboyong eks punggawa Australia U-23 tersebut. Karena sang pelatih, Jajang Nurjaman sudah kepincut dengan kemampuan Diogo yang handal meredam serangan lawan. Selain itu dia juga bisa tampil di berbagai posisi di sektor pertahanan. Diogo juga masih berada di usia matang karena baru berumur 26 tahun sehingga bisa jenjang karirnya masih panjang.
“Pertimbangannya sudah dicek sama pelatih, menurut pelatih cocok dan bagus umurnya juga masih muda 26. Ini untuk masa depan juga,” ungkap Umuh ketika diwawancara di Graha Persib, Kamis (25/8).
Diogo sendiri di Persib akan lebih fokus untuk ditempatkan sebagai centre back meski natural position-nya adalah gelandang bertahan. Umuh pun menilai secara postur mantan andalan Perth Glory tidak seperti bek asing kebanyakan yang datang ke Indonesia. Namun menurutnya postur bukan halangan Diogo sulit meredam para bomber lawan yang mayoritas punya tinggi badan di atas rata-rata.
“Kalau lihat (postur) sedang-sedang saja, biasanya bek kan tinggi besar. Kalau dia lebih bagus Insya Allah mudah-mudahan nanti sama Vladimir dia bisa cocok juga,” tukasnya.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review