Sabtu, 01 Oktober 2016

Rudiyana Siap Menyusul Jejak Agung


 

Setelah Muhammad Agung Pribadi resmi dipinjamkan ke Persela Lamongan, kini giliran pemain Persib lainnya, Rudiyana yang sedang dalam pantauan Perssu Sumenep. Rudi mengatakan sejauh ini dirinya masih berkomunikasi dengan pelatih Perssu, Salahuddin untuk memperkuat timnya di babak 16 besar Indonesian Soccer Championship (ISC) B.
Lebih lanjut dirinya masih menunggu keputusan final manajemen Persib untuk melepasnya. Persoalan administrasi dikabarkan Rudi masih digodok antar dua manajemen.
“Tim Sumenep (Perssu) nelpon tapi saya menyerahkan langsung ke manajemen. Jadi biar kedua manajemen yang memutuskan.  Tim Sumenep sekarang main di babak 16 besar (ISC B),” kabar Rudi pada Rabu (28/9).
Rudi mengakui kondisi ia yang sempat mengalami sakit demam berdarah menjadi penghambat ia merapat cepat ke tim barunya. Ia bakal menyambut dengan baik andai manajemen Persib melepasnya menuju klub baru.
“Dari manajemen kalau disuruh ya berangkat,  harusnya kemarin sudah ke sana (bergabung dengan Perssu) cuman admnistrasi belum beres enggak tahu lebih lanjutnya,” kabar ia.
sumber  http://simamaung.com/rudiyana-siap-menyusul-jejak-agung/

Jumat, 30 September 2016

Garansi Menit Bermain, Alasan Agung Terima Pinangan Persela

 
Muhammad Agung Pribadi memberi konfirmasi dirinya akhirnya melepas jersey Persib untuk pertama kali dalam hidupnya. Meski begitu pemain yang memiliki gelar komplit bersama Persib sejak level junior hingga profesional itu hanya akan hijrah untuk 4 bulan ke depan. Menurut Agung, sejak Selasa (27/9), dia akan memulai petualangan baru bersama Persela Lamongan. Dia pindah dengan status peminjaman hingga akhir musim Ini.
“Iya udah (pasti), sekarang masih di Bandung, rencanya besok baru mau ke sana (Lamongan), kayanya sih langsung latihan juga,” tutur Agung saat diwawancara melalui sambungan telepon, Senin (26/9).
Disinggung mengenai pertimbangan Agung memilih Persela, dia mengaku mendapat panggilan langsung dari Aji Santoso selaku pelatih kepala Persela. Pemain yang handal main di beberapa posisi itu diplot oleh eks pelatih timnas itu menjadi gelandang bertahan dalam skema yang disiapkan. Kabar itu yang membuat Agung sulit menolak hingga mau merantau meski sejak kecil sudah menjadi bagian dari klub yang dia idolakan.
“Pertimbangannya dari Persela juga serius menginginkan Agung, apalagi coach Aji yang nelepon langsung dan dia juga memberikan jaminan sama Agung bakalan jadi pemain inti,” ungkap Agung.
Di musim ini, Agung tercatat hanya tampil sekali dengan durasi 45 menit saja. Persaingan dia untuk merebut posisi inti pun sangat sulit. Mengincar pos bek kanan, Jajang Sukmara yang performanya sedang menanjak sulit diusik. Sedangkan jika ingin menjadi gelandang bertahan, Agung harus saling sikut dengan Hariono, Taufiq dan Kim Jeffrey Kurniawan.
Dia pun meminta supaya bobotoh paham dengan keputusannya pindah ke Persela. Sebagai pesepakbola yang profesional, dia tidak boleh cepat puas hanya menjadi penghangat bench saja. Agung pun punya harapan menit bermain di Lamongan bisa membuat permainan dia makin matang dan bisa memberi dampak positif bagi Persib di kemudian hari.
“Agung kan butuh jam terbang agar bisa lebih berkembang lagi, kalau di sini (Persib) persaingannya ketat. Minta doanya buat semua bobotoh biar bisa lebih berkembang lagi di sana (Persela) dan saat balik lagi ke Persib kemampuan Agung sudah lebih baik,” harapnya.
sumber  http://simamaung.com/garansi-menit-bermain-alasan-agung-terima-pinangan-persela/

Kamis, 29 September 2016

Sergio Ingin Kekurangan Persib Diperbaiki Bersama


Penyerang Persib Serginho ‘Sergio’ van Dijk mengkritik permainan timnya yang terlalu banyak berkutat di lini tengah. Hal ini menurutnya, menjadikan kekurangan Persib yang mesti diperbaiki bersama.

Baginya permainan yang berkutat di tengah lapangan saja tidak akan membahayakan lawan. Seperti Persib kandas dari Bali United, dimana Sergio absen berlaga, hingga hanya bisa menonton dan mencermati rekan-rekannya bermain.
“Menurut saya, kita kurang bergerak ke depan, semua pemain di lapangan cuma main di tengah lapangan. Itu tidak bahaya untuk lawan,” imbuh Sergio.
Saat Maung Bandung takluk 1-0 atas Serdadu Tridatu di I Wayang Dipta, tim arahan Indra Sjafri dicap Sergio sedang tidak bermain bagus. Situasi demikian tak bisa dimanfaatkan Persib untuk bermain baik. Hingga pada akhirnya keberuntungan berpihak kepada lawan dan memenangkan laga.
“Waktu lawan Bali, Bali tidak main bagus tapi Persib juga tidak main bagus, cuma satu peluang Bali itu masuk dan mereka menang. Jadi permainan Persib juga tidak bahaya untuk lawan,” tambahnya.
/SIMAMAUNG.COM
sumber  http://simamaung.com/sergio-ingin-kekurangan-persib-diperbaiki-bersama/

Sabtu, 17 September 2016

PERSIB U-15 Akan Diberangkatkan ke Thailand

PT PERSIB Bandung Bermartabat (PT PBB) terus mengapresiasi PERSIB U-15 yang baru saja menjuarai Liga Pelajar U-16 Piala Menpora 2016. Dengan mengedepankan pembinaan, skuat Maung Ngora diberi hadiah dalam bentuk diikutkan turnamen di Thailand.

Turnamen yang dimaksud adalah Phuket Cup U-15 di Thailand, yang akan berlangsung pada 2-4 Desember 2016 nanti. Lebih dari 10 negara akan berpartisipasi dengan menyumbangkan tim-tim kelompok umur dari klub-klubnya di turnamen tersebut.

Dengan apa yang ditunjukkan pada Piala Menpora 2016 lalu, maka PT PBB akan mengirimkan Beckham Nugraha dan kawan-kawan ke Thailand. Selain bentuk apresiasi PT PBB, pengalaman dan jam terbang di level internasional atau antar negara memang diperlukan bagi para pemain calon penerus Maung Bandung ini.***
sumber  http://persib.co.id/berita-persib-bandung/berita/persib_u-15_akan_diberangkatkan_ke_thailand.aspx

PERSIB U-15 Juara Piala Menpora 2016

PERSIB U-15 sukses mengantarkan Jawa Barat menjadi juara Liga Pelajar U-16 Piala Menpora 2016. Hasil itu diperoleh setelah mengandaskan Persebaya 1927 U-16 yang mewakili Jawa Timur dengan skor telak 4-0 di Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (09/09/2016).

Tiga gol PERSIB diborong oleh Beckham Nugraha di babak pertama. Sementara satu gol tambahan diciptakan oleh Ilham Mahfudz.

Serangan dan dominasi PERSIB sejak menit pertama langsung berbuah hasil ketika pada menit ke-13 Ilham dijatuhkan di kotak terlarang. Beckham yang maju mengeksekusinya sukses mengecoh penjaga gawang Persebaya, Fajar Ali.

Beckham kemudian mencetak hat-trick di sisa laga babak pertama dan membawa PERSIB U-15 unggul 3-0 di masa jeda.

Di babak kedua, Persebaya mencoba untuk keluar dari tekanan. Namun, Maung Ngora masih tetap saja mendominasi pertandingan dan kembali mendapatkan golnya pada menit ke-60. Sebuah tendangan keras Ilham dari dalam kotak bersarang di gawang Persebaya dan mengubah skor menjadi 4-0.

Hasil itu bertahan hingga laga usai dan PERSIB dan Jawa Barat pun keluar menjadi juara dari turnamen ini.
sumber http://persib.co.id/berita-persib-bandung/berita/persib_u-15_juara_piala_menpora_2016.aspx

Rudiyana Dilirik Tim Madura

Perssu Sumenep berminat untuk meminjam jasa Rudiyana dari PERSIB. Hal itu disampaikan oleh pelatih Djadjang Nurdjaman di Mess PERSIB.

Menurutnya, Rudiyana mendapatkan tawaran tersebut dan komunikasi terkait hal-hal peminjaman tengah dibicarakan. Salah satunya terkait administrasi antar manajemen sebelum bergabung.

"Dia ada yang mau pinjam, tim dari Sumenep. Mungkin sedang komunikasi antar manajemen sekarang," kata Djadjang.

Tim TSC B ini menjadi klub ke dua semenjak manajemen PT Persib Bandung Bermartabat mengumumkan peminjaman beberapa pemain. Sebelumnya Rudiyana dibidik oleh tim asal Karawang yang juga satu level di TSC B.

Selain Rudiyana, saat ini M. Agung Pribadi juga tengah diminati Persela Lamongan sebagai pemain pinjaman. "Agung memang saya yang membangun komunikasi dengan Aji. Dan mungkin tinggal komunikasi antar manajemen saja," tambah Djadjang. ***
sumber  http://persib.co.id/berita-persib-bandung/berita/rudiyana_dilirik_tim_madura.aspx

Jasuk Waspadai Empat Pemain Anyar Bali United

Bali United dinilai memiliki kekuatan berbeda memasuki putaran kedua Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 ini. Sebanyak empat pemain anyar didatangkan manajemen Serdadu Tridatu di jeda turnamen panjang ini. Diantaranya dua pemain asing yakni Zoran Knezevic, Daniel Heffernan, serta dua pemain lokal Leo Guntara ditambah eks. stoper Persib, Abdul Rahman.
Menurut pemain Persib, Jajang Sukmara, tim arahan Indra Sjafri terbilang serius memperbaik materi pemainnya di sisa laga TSC ini. Namun, perombakan itu nyatanya tidak sejalan dengan hasil yang mereka raih di dua laga awal putaran kedua.
Bali United harus tumbang di kandang sendiri oleh Persipura 1-0. Saat melakoni laga tandang mereka pula dihabisi Pusamania Borneo FC (PBFC) 4-0. Kendati demikian, Jajang tetap tak ingin menganggap enteng lawan.
“Bali tim bagus, mereka memperbaiki semuanya di putaran kedua termasuk masuknya empat pemain tambahan mereka, tapi optimis kita bisa raih poin,” kata Jasuk, sapaan akrab Jajang Sukmara.
Bagi pemain asal Soreang itu, jika kembali diturunkan pada laga nanti sekaligus menjadi pertandingan perdananya menghadapi Bali musim ini. Ia sendiri tak mendapat kesempatan di tiga pertemua sebelumnya di tahun 2016 melawan Fadhil Sausu dan kolega.
Menghadapi mereka, akan menjadi tantangan Maung Bandung, dengan tekanan dari Semeton Dewata-suporter Bali-yang bakal memenuhi seisi stadion tuan rumah. “Bali kan main di kandang, semangatnya lebih tinggi mereka lebih ganas,” ungkapnya.
/SIMAMAUNG.COM
sumber  http://simamaung.com/jasuk-waspadai-empat-pemain-anyar-bali-united/

Boyong 18 Pemain ke Bali, Persib Diharap Bisa Bangkit

Persib Bandung memberangkatkan 18 pemain menuju Bali untuk menghadapi laga melawan Bali United, Minggu (18/9) di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016. Skuat Maung Bandung sudah memberangkatkan rombongan melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jumat (16/9) siang.
Pelatih Persib Jajang Nurjaman menargetkan timnya mampu bangkit pasca kekalahan atas Sriwijaya FC sebelumnya. Sasaran tiga poin di I Wayan Dipta dijadikan momentum kembali bangkit untuk bermain lebih baik dari sebelumnya.
“Lawan Bali adalah pertandingan away kedua dan kita berharap lebih baik. Kita punya target meraih tiga poin maksimal, dan kemudian kita boyong 18 pemain tidak seperti biasa 20,” papar Jajang saat diwawancarai wartawan seblum pemberangkatan.
Kini tim kebanggaan Bobotoh itu dipastikan tanpa diperkuat pilar inti yang biasa mewarnai starting eleven. Serginho van Dijk, Vladimir Vujovic serta Tantan tak ikut dalam 18 rombongan dengan alasan yang berbeda.
“Kita tanpa Sergio yang akumulasi (kartu kuning), Vlado (Vladimir Vujuvic) lagi mendapat musibah, kemudian Tantan yang sakit (demam berdarah) dirawat,” kabar Janur sapaan akrab Jajang.
Ini 18 pemain yang diboyong ke Bali :
1. I Made Wirawan
2. M. Ridwan
3. Diogo Alexandre Ferreira
4. Rudolof Yanto Basna
5. M. Agung Pribadi
6. Dias Angga
7. Tony Sucipto
8. Jajang Sukmara
9. Hariono
10. Kim Jeffrey Kurniawan
11. Taufiq
12. Robertino Pugliara
13. Marcos Flores
14. David Laly
15. Atep
16. Zulham Zamrun
17. Samsul Arif
18. Yandi Sofyan
/SIMAMAUNG.COM
sumber  http://simamaung.com/boyong-18-pemain-ke-bali-persib-diharap-bisa-bangkit/

Diogo Diragukan, Flores Oke Jalani Debut Lawan Bali United

Walau ikut diboyong ke Pulau Bali, nyatanya Diogo Alexandre Ferreira sedang tidak dalam kondisi prima. Pelatih Persib Jajang Nurjaman belum memastikan Diogo akan kembali turun dalam laga melawan Bali United, Minggu (18/9) malam di I Wayan Dipta, Gianyar Bali, dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.
Diketahui bahwa Diogo mengalami cedera ringan–nyeri di kaki bagian kanan. Rasa nyeri itu didapat saat tim beruji coba 120 menit di Lapangan Progresif, Rabu (14/9) lalu. Meski demikian Jajang akan memantau perkembangan ia di sisa satu hari jelang pertandingan ini.
Jika membaik pemain berpaspor Australia itu akan berduet di center back bersama Rudolof Yanto Basna. Duet kedua pemain itu menjadi andalan Janur-sapaan akrab Jajang-menyusul Vladimir Vujovic harus pulang ke Serbia.
“Kita akan coba Diogo berduet bersama Basna kalaupun Diogonya itu sehat, karena sampai saat ini dia ada masalah di kakinya, belum pasti 100 persen bisa turun,” ungkap Janur, pada Jumat (16/9).
Sementara itu, pemain asing anyar lain Marcos Flores dipastikan bakal memulai debut melawan Bali United nanti. Janur menggaransi mencoba Flores bermain sejak menit pertama laga pekan ke-20 TSC A 2016.
“Pemain terbaru Marcos Flores, siap dimainkan dan sudah legal, sudah didaftarkan sah jadi pemain Persib. Saya berani menurunkan Marcos, saya pastikan walau mungkin tidak 90 menit akan dimainkan, mulai jadi starter,” bebernya.
/SIMAMAUNG.COM
sumber  http://simamaung.com/diogo-diragukan-flores-oke-jalani-debut-lawan-bali-united/

Janur Akui Lini Belakang Persib Sedang Keropos

Sudah kebobolan 19 gol selama 18 pertandingan di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 menjadi sorotan lini belakang Persib bermasalah. Tercatat Maung Bandung tiga kali mengalami kalah memalukan dengan skor telak selama keikutsertaannya di turnamen garapan PT. Gelora Trisula Semesta (PT GTS).
Pertama kali saat mereka kalah 4-1 atas Bhayangkara Surabaya United (BSU) sekaligus mengundurkan pelatih mereka saat itu Dejan Antonic. Kekalahan besar kedua saat kursi pelatih berpindah ke tangan Jajang Nurjaman. Mereka menelan kekalahan telak di Pulau Sumatera, masing-masing oleh Semen Padang (4-0) dan Sriwijaya FC (3-0).
Janur sapaan akrab Jajang mengakui jika lini pertahanan timnya memang sedang mengalami permasalahan yang kompleks. Mulai dari cederanya Purwoko Yudhi, inkonsiten pemain muda Rudolof Yanto Basna, dan terakhir Vladimir Vujocic yang izin sementara waktu karena mendapat musibah.
“Ya saya akui, Purwaka, Vladimir sekarang sedang bermasalah, Basna juga sebagai pemain muda masih labil fluktuatif,” ungkap Janur saat ditemui wartawan di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Bandung, Jumat (16/9).
Kendati begitu, pelatih 58 tahun itu masih percaya akan kemampuan pemain-pemain yang tersisa. Sosok seorang Basna masih bisa menjadi tumpuan di lini pertahanan. Pemain andalan skuat Timnas Indonesia itu hanya perlu mendapat penanganan khusus soal mental.
“Butuh penanganan khusus, artinya secara mental karena secara teknis dia punya, jadi kita tinggal push dia soal mental,” tutur Janur.
Baginya harus ada treatment khusus mengembangkan pemain muda asal Papua. Hingga kini ia sedang berusaha memberi treatment terbaik untuk perkembangan seorang Basna.
“Seminggu ini harus ada (treatment tambahan) dan sudah saya lakukan sebelumnya secara personal, sebelum pertandingan kemarin juga. Cuman kita harus ada treatmen seperti apa yang masuk buat dia karena orang Papua rada beda,” bebernya.
/SIMAMAUNG.COM
sumber  http://simamaung.com/janur-akui-lini-belakang-persib-sedang-keropos/

Diogo Minta Persib Tampil Penuh Motivasi

Duel dua tim terluka akan mewarnai laga Persib Bandung menghadapi Bali United akhir pekan ini. Persib pekan lalu tumbang 3-0 oleh Sriwijaya FC, sedangkan Serdadu Tridatu dilumat PBFC dengan skor lebih telak, 4-0. Stoper Persib, Diogo Ferreira menilai timnya harus bisa lebih cepat untuk bangkit dari keterpurukan. Motivasi berlipat pun mesti diusung jika ingin mencuri poin penuh dari tim asuhan Indra Sjafry tersebut.
“Saya tahu mereka juga kalah besar pekan kemarin, tapi kita juga begitu, jadi kita perlu motivasi yang lebih besar,” jelas pemain berusia 26 tahun itu di Mes Persib, Jumat (16/9).
Namun mantan pemain Melbourne Victory tersebut juga memprediksi tuan rumah sudah dalam kondisi siap tempur ketika menjamu Persib. Karena dukungan suporter tuan rumah pasti akan memenuhi tribun Stadion Kapten I Wayan Dipta guna memompa semangat Fadil Sausu dan kolega. Bali United juga tentu ingin membenahi posisi mereka di papan klasemen yang masih tertahan di posisi 12.
“Tapi pertandingan tidak akan mudah karena mereka akan penuh motivasi bermain di kandangnya sendiri,” ujar Diogo.
Mengenai permainan tuan rumah, Diogo meminta rekan-rekannya untuk tidak terbawa dengan cara main Bali United. Persib harus tetap mengikuti instruksi dari pelatih untuk memainkan skema yang sudah dirancang sejak awal. Jika semua berjalan lancar, eks anggota Pra Olimpiade Australia itu yakin Maung Bandung bisa mengaum di Pulau Dewata.
“Kuncinya adalah kita harus fokus kembali kepada permainan mendasar yang telah kita buat. Dan membuat lebih banyak peluang menciptakan gol dari yang dibuat Bali,” tandasnya.
sumber  http://simamaung.com/diogo-minta-persib-tampil-penuh-motivasi/

Sergio Absen, Persib Siapkan Winger Jadi Target Man

Persib Bandung akan kehilangan striker mereka, Serginho ‘Sergio’ van Dijk saat melawat ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar untuk menghadapi Bali United, Minggu (18/9) mendatang. Sergio mengalami hukuman akumulasi pasca menerima tiga kali pertama kartu kuning di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.
Pemain naturalisasi asal Belanda itu, mendapat kartu kuning pertama di pertandingan melawan Perseru Serui (6/8), PS TNI (21/9) serta Sriwijaya FC (10/9) kemarin. Absennya ia lantas Persib akan kehilangan bomber murni di lini depan. Pemain sayap pun disiapkan Jajang Nurjaman untuk digeser ke post ujung tombak.
“Ia sudah kita antisipasi, kita sudah siapkan pemain lain untuk menggantikan peran ia (Sergio) di depan. Opsinya ya bisa Tantan, Samsul (Arif),” ungkap Jajang pada Selasa (13/9) di Lapangan Progresif usai memimpin latihan.
Pelatih 68 tahun itu memang sering menggeser pemain sayap ke posisi target man. Kondisi tersebut terlihat saat Jajang menukangi Persib dalam ajang AFC Cup 2015. Saat itu Maung Bandung belum memiliki striker murni yang didaftarkan kedalam ajang kompetisi tertinggi kedua di Asia.
Ditanyai soal kesempatan Yandi Sofyan, Janur, sapaan akrabnya, mengatakan tak mau berspekulasi usai mendapat hasil minor di Palembang. Kekalahan 3-0 atas Sriwijaya tentu ingin ditebusnya saat menghadapi Bali United.
“Belum (berpikir) ya kepada Yandi (Sofyan) karena selama ini ia juga belum mendapat kesempatan diturunkan. Karena saya tidak mau berspekulasi. Butuh kepercayaan diri, butuh confident, apalagi ini pertandingan tandang,” tambah Janur.
/SIMAMAUNG.COM
sumber  http://simamaung.com/sergio-absen-persib-siapkan-winger-jadi-target-man/

Flores Antusias Jalani Latihan Perdana

Pemain anyar Persib, Marcos Flores menjalani latihan bersama tim perdana pada Selasa (13/9) di Lapangan Progresif Bandung. Hari pertamanya berlatih bersama rekan-rekan barunya dirasakan begitu sangat menyenangkan. Ia melahap semua menu latihan termasuk game internal.
Menurut Flores teman-teman barunya di tim sangatlah baik dan terbuka. Ia bahkan sudah terlihat saling bercanda dengan Dias Angga dimana ia pemain yang menemani Flores latihan di Lapangan futsal YPKP, Senin (12/9) kemarin. Belum lagi mengenalnya ia dengan Serginho van Dijk dan Diogo Alexandre Ferreira serta teman senegaranya Robertino Pugliara.
“Ya, ini perasaan yang hebat untuk mengikuti latihan pertama saya, saya sangat bersyukur dan diberkati karena punya teman satu tim yang baik dan terbuka,” kesan Flores ditanyai kru wartawan usai berlatih.
Dirinya bertekad ingin cepat beradaptasi dengan klub barunya dan memulai debut di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 dalam waktu dekat. Pelatih Jajang Nurjaman pun memintanya untuk mengeluarkan segenap kemampuan yang dimiliki demi membantu klub memperbaiki posisi di tabel klasemen.
“Saya akan berusaha untuk menjalin koneksi dengan mereka. Pelatih juga meminta saya untuk bekerja keras, untuk merepresentasikan semangat klub ini,” tuturnya.
Marcos Flores didatangkan manajemen Persib pada pekan lalu tepatnya Jumat (9/9) di Grha Persib, Jalan Sulanjana Bandung. Ia merupakan rekan senegara Robertino Pugliara berpaspor Argentina berposisi play maker. Flores merupakan incaran lama pelatih Jajang Nurjaman, namun baru bisa terealisasi musim ini.
/SIMAMAUNG.COM

Jumat, 09 September 2016

Janur Siaga Penuh Hadapi Cairnya Lini Depan SFC

Ketajaman lini depan Sriwijaya FC menjadi fokus perhatian pelatih Persib, Jajang Nurjaman jelang bentrokan di Stadion Gelora Jabaring, Palembang. Dikatakan oleh Janur, cairnya barisan tombak Laskar Wong Kito harus bisa diredam oleh Vladimir Vujovic dan kawan-kawan. Terlebih gaya main Alberto ‘Beto’ Goncalves dan winger yang mengapitnya cukup padu karena mereka bisa saling berganti posisi dan semuanya mempunyai kecepatan.
Pemain dari lini kedua Sriwijaya pun cukup sigap memberi dukungan dan menyusup masuk ke kotak penalti. Produktifitas barisan tengah Firman Utina dan kawan-kawan pun sudah teruji karena mereka mampu memberi kejutan melalui sepakan jarak jauh Ichsan Kurniawan atau Yuu Hyun Koo. Meski Hilton Moreira yang merupakan top skorer kedua tim harus absen akibat akumulasi kartu kuning.
“Saya pikir pemain depannya ya, mereka produktif mereka pelari semua. Ada Beto walaupun sudah berumur tapi cukup cepat kemudian ada Anis Nabar juga. Dari tengah ada Ichsan (Kurniawan), saya kira perlu diantisipasi,” terang Janur ketika ditemui di Lapangan Progresif, Kamis (8/9).
Keunggulan lain dari Sriwijaya adalah banyaknya mantan pemain Persib yang pernah menjadi andalan Janur. Meski begitu untuk kasus ini, pelatih 58 tahun itu tidak merasa khawatir. Baginya merupakan hal yang normal saat peta kekuatan sebuah tim sudah dipahami oleh tim lawan. Karena Janur juga mengaku dia sudah paham cara main kesebelasan asuhan Widodo Cahyono Putro tersebut. Tinggal bagaimana para pemain bisa menerjemahkan keinginan pelatih.
“Sebetulnya kalau soal baca membaca calon lawan itu semua setiap pelatih pasti sudah mempelajarinya. Terlepas dari disana ada bekas pemain kita atau tidak, saya sudah tahu cara bermain mereka. Mereka juga mungkin tahu cara kita bermain,” tuturnya.
Dikatakan oleh Janur, dirinya sudah memberikan pemahaman kepada Hariono dan kolega soal taktik. Sejak sepekan lalu Persib memang digeber untuk berlatih dengan intensitas yang tinggi. Sisa waktu yang ada pun akan lebih dimaksimalkan untuk memberi waktu anak asuhnya mengisi tenaga supaya bugar ketika merumput di stadion penuh sejarah tersebut.
“Dalam tiga hari terakhir saya sudah menggarap taktik ya untuk persiapan kesana ya dan lebih spesifik lagi pada apa yang saya akan peragakan disana. Jadi disana saya tidak terlalu banyak mengupas masalah taktik lagi dan pemain harus sudah paham disini,” terangnya.
sumber http://simamaung.com/janur-siaga-penuh-hadapi-cairnya-lini-depan-sfc/ 

Pemain yang Akan Dipinjamkan, Tetap Dalam Pantauan

Manajer Persib Umuh Muchtar sempat mengungkapkan tak perlu cemas untuk pemain yang nantinya akan dipinjamkan. Dirinya menginstruksikan tim pelatih agar tetap mengawasi pemainnya saat dipinjamkan ke klub lain di putaran kedua Indonesian Soccer Championship (ISC).
Umuh menyebutkan duo pemain muda Persib yakni Gian Zola dan Febri Hariyadi dipastikan bakal merumput di klub lain dalam putaran kedua ISC. Entah itu di kasta pertama–Torabika Soccer Championship (TSC) A, atau ISC B. Dikatakannya, Zola dan Febri adalah aset Persib hingga harus diamati selama masa peminjamannya.
“Yang sudah jelas Febri dan Zola, Ada salah satu klub (berminat) saya akan koordinasi dulu. Tidak ada masalah untuk dipinjamkan dulu, tapi bukan di lepas. Mereka kan pemain harapan Persib (di masa depan), Zola, Febri masa depan Persib,” beber Umuh.
Selain duo pemain yang kini sedang memperkuat tim sepak bola Pekan Olahraga (PON) Jawa Barat itu, dua pemain lainnya yakni Rudiyana dan Yandi Sofyan diprediksi akan berkostum baru untuk putaran kedua. Mereka diprediksi akan dipinjamkan, mengingat selama putaran pertama belum sama sekali mendapat kesempatan bermain.
Hingga Selasa (6/9), belum ada kabar kemana empat pemain tersebut akan berlabuh. Seperti diberitakan sebelumnya, pemain mengkonfirmasi siap untuk menjalani peminjaman jika itu yang terbaik untuk karirnya.
“Disnipun juga tim numpuk nanti kalau bisa dipinjamkan dulu. Ada permintaan itu, saya akan pinjamkan agar menambah jam terbang. Jadi tidak dicoret atau dikeluarkan dari Persib,” ucap Umuh.
“Itu juga supaya mereka menambah jam terbang. Saya mengharapkan orang-oran Jawa Barat bisa berprestasi di sepakbola Indonesia,” harap Umuh.
/SIMAMAUNG.COM
sumber http://simamaung.com/pemain-yang-akan-dipinjamkan-tetap-dalam-pantauan/ 

Ini Kesan Yanto Basna Debut Bersama Timnas Senior

Duo pemain Timnas Indonesia, Rudolof Yanto Basna dan Zulham Zamrun, sudah mulai begabung kembali dalam latihan bersama timnya Persib pada Kamis (8/9) pagi. Mereka baru saja berjuang membela negara saat Indonesia mampu tekuk Timnas Malaysia 3-0 dalam uji coba international di Stadion Manahan Solo, Selasa (6/9) kemarin.
Bagi Basna ini menjadi debut pertamanya dalam pertandingan international di level senior. Ia berdampingan dengan back Sriwijaya FC Fachrudin mengawal lini pertahanan. Walau menang 3-0 saat itu, namun Basna mengaku belum puas, pasalnya tim merasa bisa memberi lebih dari itu.
“Kesan pertama, Puji Tuhan bisa megawalinya, cukup bagus walaupun saya belum puas, seharusnya bisa lebih baik lagi,” ungkap Basna ditemui Kamis (8/9) di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Bandung.
Walaupun persiapan mepet, namun dirasakan pemain 21 tahun itu ia bermain tanpan beban. Diketahui tim arahan Alfred Riedl hanya memiliki waktu dua hari meyatukan 22 pemain yang dipanggilnya jelang pertandingan.
“Kemarin baru dibentuk, lawannya Malaysia untuk saya pribadi perdana saya bermain tanpa beban. Kemarin persiappan mepet aku baru kumpul. Ya saya di belakang mengusahakan untuk komunikasi agar lini per lini bisa membaik,” beber Basna.
Lebih lanjut, pemain asal Sorong Papua itu menilai para punggawa Timnas masih keteteran soal fisik dibandingkan tim tetangga. Namun, karena tekad ingin bangkit dari keterpurukan pasca di suspend FIFA, punggawa garuda mampu mempertahankan kemenangan 3-0 yang di dapat di babak pertama.
“Kita mungkin kemarin tekad untuk bangkit Timnas kembali, ada beberapa kendala seperti fisik, itu mungkin jadi pekerjaan rumah untuk ditingkatkan lagi,”
Dikabarinya jika ke-22 Skut Timnas kemarin belum  materi final untuk menatap Piala AFF 2016. Riedl akan kembali memanggil skuat Timnas pada tanggal 22-27 September 2016 mendatang.
“Saya baru (di Timnas) tidak terlalu tahu sama Alfred Riedl, nanti lebih lanjut ada pemanggilan lagi 22-27 September untuk skuat timnas selanjutnya,” tambah Basna.
/SIMAMAUNG.COM
sumber  http://simamaung.com/ini-kesan-yanto-basna-debut-bersama-timnas-senior/

Diogo Tatap Debut Sambil Membangun Kekompakan


Kans untuk melakukan debut bersama Persib dimiliki Diego Ferreira ketika bertamu ke Jakabaring, Sabtu (10/9) mendatang. Penampilan apiknya di laga uji coba yang membuat Jajang Nurjaman memberi kalimat pujian pun bisa menjadi acuan pria Australia ini segera mendapat menit bermain. Sang pemain pun tidak sabar untuk segera mencicipi atmosfer kompetisi sambil berusaha membangun kekompakan dengan rekan-rekan setimnya.
“Pertandingan pertama saya tidak hanya menunjukan apa yang saya dapatkan saat latihan, tapi juga untuk mengenal tim. Kita akan lebih dekat dan adaptasi. Ini akan berlangsung lebih baik bagi saya hari demi hari,” ujar Diogo ketika diwawancara di Lapangan Progresif, Kamis (8/9).
Untuk mendapat menit bermain, Diogo pun siap mengikuti keinginan pelatih soal peran dia di lapangan. Karena sang pemain fasih bermain sebagai stoper maupun gelandang jangkar. Mantan pemain Melbourne Victory itu berhasrat memberikan kontribusi yang maksimal untuk membawa Persib menang. Karena saat ini posisi Maung Bandung masih tertahan di peringkat 7 klasemen sementara TSC 2016.
“Ini bukan laga uji coba, pertandingan yang menentukan. Kami sekarang harus merangkak di klasemen, kami sedang berada di posisi yang kurang menguntungkan dan itu tidak kami inginkan,” tegasnya.
Kontribusi paling nyata dari seorang pemain untuk tim memang ketika sukses menciptakan gol. Namun bagi Diogo, dia tidak memasang target masuk scoresheet sebagai buruan utama. Baginya yang terpenting cara bermain Persib bisa sesuai dengan keinginan pelatih dan jika terlaksana, hasil positif pun bisa diraih.
“Kalau saya pribadi bisa mencetak gol, tapi saya bermain untuk tim ini dan yang paling penting tim bisa meraih poin penuh di putaran kedua ini,” tuntasnya.
/SIMAMAUNG.COM

Adónde va, Senor Robertino?

Jelang putaran kedua Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Persib Bandung terus berbenah. Tidak tercapainya target pelatih Djadjang Nurdjaman untuk menembus peringkat teratas membuat perombakan skuat menjadi suatu keharusan. Dua wacana utama yang selalu didengungkan adalah perampingan skuat dengan peminjaman para pemain muda, serta penambahan kekuatan dengan melengkapi slot pemain asing.
Setelah kedatangan Diogo Ferreira, pemain blasteran Portugal-Australia yang bisa beroperasi sebagai pemain bertahan atau gelandang, Persib kembali kedatangan pemain asing asal Argentina, yaitu Marcos Abel Flores Bernard. Kedatangan Marcos Flores ini juga semakin memperkuat koneksi sepakbola Australia di tubuh Persib. Sebelumnya, klub berjuluk Maung Bandung tersebut sudah memiliki Diogo dan juga Sergio van Dijk yang pernah merumput di kompetisi negeri kangguru.
Marcos Flores sendiri memiliki Curriculum Vitae yang bisa dibilang sangat menarik. Dia sempat memperkuat kesebelasan-kesebelasan besar di Liga Australia, dan bahkan sempat meraih penghargaan pemain asing terbaik Liga Australia pada tahun 2011. Flores juga sempat bermain untuk salah satu peserta Liga Super Tiongkok, Henan Jiaye FC. Juga pengalamannya bermain sebentar di Liga Super Amerika Utara bersama Jacksonville Armada. Singkatnya, Marcos Flores punya segudang pengalaman bermain yang cukup banyak.
Kedatangan Marcos Flores tentu akan menjadi tambahan amunisi yang sangat bagus bagi Persib. Tetapi kedatangan Flores juga kemudian menimbulkan pertanyaan terkait nasib dari playmaker asing lain yang dimiliki oleh Persib, yaitu Robertino Pugliara, karena keduanya memiliki posisi yang serupa. Apalagi beberapa faktor yang membuat Flores nyatanya memiliki nilai lebih ketimbang Robertino.
Selain faktor pengalaman bermain yang lebih beragam, Flores juga memiliki usia yang lebih muda ketimbang Robertino. Hal ini bisa diasumsikan bahwa Flores memiliki fisik yang lebih segar. Sangat terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir bagaimana penampilan Robertino sudah mulai melewati masa terbaiknya. Dalam beberapa kesempatan ia terlihat agak “malas” untuk turun ke belakang membantu pertahanan atau bahkan sekadar menjemput bola untuk memulai serangan. Karena barang jualan utama seorang atlet adalah fisik. Maka perbedaan dua tahun bisa saja menjadi pembeda yang sangat berpengaruh. Terlebih Flores merupakan pemain yang handpicked oleh Djadjang Nurdjaman sendiri. Bukan pemain bawaan dari pelatih sebelumnya. Satu-satunya yang menjadi nilai lebih dari Robertino adalah pengalamannya malang melintang di sepakbola Indonesia. Ada kemungkinan sangat besar bahwa Robertino nantinya akan terpinggirkan.
Meskipun sebenarnya ada banyak opsi taktis yang memungkinkan Robertino tetap bisa dipasang bersamaan dengan Marcos Flores. Robertino bisa saja ditempatkan melebar menjadi satu diantara tiga gelandang serang. Peran ini memungkinkan Robertino untuk menjadi partner Flores dalam urusan membagi bola dan mengatur permainan. Mesut Ozil beberapa kali menjalani peran wide playmaker seperti ini ketika berseragam Real Madrid. Makan Konate di musim juara tahun 2014 pun dalam suatu kondisi akan berperan dalam posisi ini seketika serangan tim mengalami kebuntuan. Namun sepertinya Djanur lebih menyenangi tipe pemain sayap dengan kecepatan untuk posisi sepertiga akhir lapangan bagian penyerangan timnya. Lord Atep pasti mengunci satu tempat di tim utama, dan Zulham Zamrun pun sudah mulai menemukan permainan terbaiknya. Peluang Robertino bermain di posisi ini juga tampaknya agak sulit.
Karena posisi naturalnya adalah gelandang, Robertino punya kemungkinan untuk bermain lebih dalam dan bersanding dengan Hariono sebagai gelandang tengah. Tapi melihat kecenderungannya yang agak sulit untuk turun jauh juga memupus kemungkinan ia akan bermain di posisi tersebut. Dan sepertinya posisi tersebut juga sepertinya akan diberikan kepada pemain asing lain, yaitu Diogo Fereira. Sebenarnya ada satu opsi lain yaitu memainkan Robertino sebagai false nine. Wacana ini tentu unik karena akan menghadirkan dimensi serangan yang berbeda ketimbang tim peserta lain di ISC. Tapi melihat Sergio van Dijk yang juga sudah mulai menemukan kembali ketajamannya. Mungkin kita tidak akan melihat Robertino sebagai ujung tombak Persib Bandung.
Statistik Robertino selama putaran pertama ISC pun bisa dibilang bukan sesuatu yang buruk. 15% dari 19 gol yang dicetak oleh Persib sepanjang putaran pertama berasal dari kaki pemain asal Argentina ini. Uniknya, gol yang dicetak oleh Robertino merupakan yang terdekat dan yang paling jauh ketimbang gol-gol lain.
Opsi-opsi yang sudah dijelaskan sebelumnya merupakan pilihan ketika tim mengalami kondisi tertentu. Bukan suatu skema yang memang menjadi patokan utama tim. Sudah disadari sekali oleh banyak bobotoh bahwa kedatangan Flores dipastikan akan menyulitkan Robertino. Meskipun sang pemain beberapa kali membuat pernyataan profesional bahwa ia sangat senang dengan kedatangan pemain baru yang dianggap akan membawa tim ke arah lebih baik. Mencadangkan pemain asing tentu rasanya akan sangat mubazir. Seperti ada jalan buntu dalam langkah selanjutnya untuk seorang Robertino Pugliara di Persib Bandung.
Adonde va, Senor Robertino?
Bade kamana, Senor Robertino?
Penulis: Aun Rahman berakun twitter @aunrrahman
/SIMAMAUNG.COM

Jumat, 02 September 2016

Persib U-21 vs Persija U-21 Ikut Dijadwal Ulang

persib u21- lawan semen padang u21
Laga Persib U-21 di Indonesian Soccer Championship (ISC) U-21 ikut mengalami perubahan, sama dengan jadwal tim seniornya. Semula Persib muda akan berhadapan dengan Persija U-21 di Bandung pada Sabtu (3/9) nanti, namun karena tim senior mengalami perubahan jadwal, maka laga Persib U-21 vs Persija U-21 dijadwal ulang.
Hal tersebut dikonfirmasi General Coordinator Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan kandang Persib, Budi Bram Rachman. Ia menyebutkan bahwa laga tim usia muda ikut mengalami perubahan karena tim senior kesulitan mendapat venue akibat stadion-stadion di Jawa Barat (Jabar) sedang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 Jabar.
“Buat Persib U-21 sama masalahnya sama tim senior, kita sudah ngajuin penjadwalan ulang juga ke PT GTS (Gelora Trisula Semesta), dan mereka tahu sendiri kasusnya sama dengan tim senior,” terang Bram pada Rabu (31/8) kemarin.
Ia pula mengaku sudah berkoordinasi dengan tim Persija U-21 dan menyetujui penjadwalan ulang laga pekan ke-4 ISC U-21 tersebut. “Sudah-sudah, kita sudah koordinasikan sama tim lawan, iya itu Persija kemungkinan diundur,” tambah Bram.
Hingga pekan ke-3 Persib masih berada di urutan kedua klasemen sementara ISC U-21 Grup I dengan 4 poin. PS TNI kokoh di puncak klasmen dengan poin sempurna. Sementara Bhayangkara Surabaya United U-21 berada di post ketiga dan berpeluang menyalip Persib karena mereka masih memainkan dua pertandingan.
/SIMAMAUNG.COM

Ketahanan Fisik Jadi Fokus Perbaikan David Laly

Jelang bergulirnya putaran kedua Torabika Soccer Championship 2016, David Laly bertekad membenahi kondisi fisiknya. Eks punggawa PBR tersebut mengakui bahwa kebugaran dia menjadi satu kendala untuk tampil konsisten selama 90 menit. Stamina yang cepat habis jadi pertimbangan pelatih Jajang Nurjaman lebih sering menyimpannya di bangku cadangan. Peringatan dari sang pelatih pun jadi pelecut bagi Laly supaya mau berubah usai paruh musim.
“Kalau dari putaran pertama kemarin mungkin staminanya kurang, kemudian di putaran kedua ini staminanya bisa dinaikkan lagi seperti coach Jajang juga kemarin sampaikan itu,” ungkap Laly ketika diwawancara di Mess Persib, Kamis (1/9).
Winger kidal asal Papua itu menyebut seringnya dia menghangatkan bench makin membuat ketahanan fisiknya merosot. Untuk itu dalam beberapa pekan terakhir Laly sudah perlahan membenahi kondisi dengan berbagai cara. Hasilnya ketika masuk di babak kedua saat menghadapi PS TNI dan Arema Cronus, Laly mampu beberapa kali menunjukkan aksinya.
“Ya kalau menurut aku kemarin berapa kali dikasih kesempatan menurut aku walaupun main sedikit sudah merasa nyaman. Cuma karena lama ga main jadi kondisi fisik berkurang,” terang Laly.
Sayap kiri berusia 25 tahun itu pun optimis bisa berbuat lebih banyak bagi tim di putaran kedua. Meski nantinya dia akan mendapat hadangan lebih sulit dari tim-tim lain yang banyak melakukan pergerakan di bursa transfer. Baginya Persib juga selain mempertahankan pemain-pemain terbaiknya, amunis baru juga sedang berupaya didatangkan. Sebelumnya sudah ada Diogo Ferreira yang sudah lebih dulu dikontrak hingga akhir TSC 2016.
“Menurut aku kalau tim lain tambah pemain karena mereka ada kurang di dalam tim. Begitu juga di kita, pelatih melihat ada kekurangan dimana dan pelatih juga menambah pemain dan itu hal yang normal saja. Tapi menurut aku di putaran kedua aku yakin kita bisa lebih baik lagi,” tandasnya.
/SIMAMAUNG.COM

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review